Soal Beban Dibayar Dimuka

Rabu, 03 Oktober 2012


Dibayar sewa gedung untuk masa 1 April 2012 sampai 31 Maret 2013 sebesar Rp 24.000.000
Buat : Jurnal Transaksi, Jurnal Penyesuaian, Jurnal Penutup, Jurnal Pembalik
(Dicatat sebagai Harta, dicatat sebagai Beban)

Jawab:
HARTA
J.Transaksi
1 April   Sewa Dibayar Dimuka                   24.000.000
-Kas                                                                                  24.000.000

J.Penyesuaian
31 Des   Beban Sewa                                       18.000.000
-Sewa Dibayar Dimuka                                           18.000.000

Perhitungannya : 
kita cari per bulan nya lebih dulu, 24.000.000 : 12 = Rp 2.000.000
Pembayaran untuk masa 1 April 2012 – 31 Desember 2012 (9 bulan), jadi 2.000.000 x 9 = 
Rp 18.000.000
Yang kita catat adalah nominal untuk masa pembayaran tahun 2012 saja.

J.Penutup
31 Des   Ikhtisar L/R                                         18.000.000
                                -Beban Sewa                                                     18.000.000

J.Pembalik
 (Tidak ada) x


BEBAN
J.Transaksi
1 April   Beban Sewa                                                      24.000.000
-Kas                                                                                                  24.000.000

J.Penyesuaian
31 Des   Sewa Dibayar Dimuka                                    6.000.000
-Beban Sewa                                                                             6.000.000

Perhitungannya : kita cari per bulan nya lebih dulu, 24.000.000 : 12 = Rp 2.000.000
Pembayaran untuk masa 1 Januari 2013 – 31 Maret 2013 (3 bulan), jadi 2.000.000 x 3 = Rp 6.000.000
Yang kita catat adalah nominal untuk masa pembayaran tahun 2013 (sisanya).

J.Penutup
31 Des   Ikhtisar L/R                                         18.000.000
                      -Beban Sewa                                                               18.000.000

J.Pembalik
2013, 1 Januari   Beban Sewa                       6.000.000
                                -Sewa Dibayar Dimuka                                   6.000.000

Soal Sistem Fisik (FIFO,LIFO,WEIGHTED AVERAGE)

Selasa, 02 Oktober 2012


Halo halo... Dalam postingan sebelumnya sudah ada penjelasan tentang sitem fisik & pepetual sekaligus metodenya..

Agar lebih mengerti lagi tentang Sistem Fisik beserta metodenya, berikut ada contoh soal dan jawabannya…
Usahakan cermati soal dengan jawabannya biar lebih mengerti bagaimana cara pengerjaannya ya…

SOAL :
1 Jan Sediaan awal 200 unit @ 10 = 2.000
12 Jan Pembelian 400 unit @ 12 = 4.800
24 Jan Pembelian 300 unit @ 11 = 3.300
30 Jan Pembelian 100 unit @ 12 = 1.200

Hitung nilai persediaan barang akhir periode dengan metode FIFO, LIFO, Weighted Average! (Dengan Sistem Fisik)
Apabila persediaan barang akhir 300 unit.

JAWAB:
FIFO
100 @ 12 = 1.200
200 @ 11 = 2.200

Maka, 1.200 + 2.200 = Rp 3.400,00

LIFO
200 @ 10 = 2.000
100 @ 12 = 1.200

Maka, 2.000 + 1.200 = Rp 3.200,00

Weighted Average
11.300 : 1.000 = 11,3
300 x 11,33 = Rp 3.390,00

Perusahaan Manufaktur

Kamis, 27 September 2012
Pernah dengar manufaktur? Perusahaan Dagang? Perusahaan Jasa? Yup, dalam akuntansi, kita mempelajari semua itu. Kalau saya pribadi, saya mulai belajar siklus perusahaan jasa, terus perusahaan dagang, akhirnya saat ini saya belajar siklus akuntansi Perusahaan Manufaktur :)

Nah, perbedaan dari ketiganya jelas terlihat. Kalau perusahaan jasa menawarkan jasa, kalau perusahaan dagang ya menjual barang dagangan. Terus Perusahaan Manufaktur?
Perusahaan Manufaktur sama-sama menjual produk tapi dalam perusahaan manufaktur memproduksi sendiri produk-produk yang akan dijual. Jadi, mulai dari pembelian bahan mentah/bahan baku - pemakaian - produk jadi - dijual.
Semua tahap-tahap tersebut ada prosedurnya. Prosesnya cukup panjang hehe.. atau bisa dibilang kompleks. Berikut ulasannya.... (ini awalan yang penting untuk dipahami lebih dulu, sebelum melanjutkan ke materi yang lebih kompleks)

Yang pertama adalah Biaya Produksi
Biaya produksi dibagi 2 : Biaya Produksi Langsung dan Biaya Produksi Tidak Langsung

BIAYA PRODUKSI LANGSUNG :
1. Biaya Bahan Langsung = bahan yang membentuk suatu kesatuan yang tidak terpisahkan dari produk. Atau bisa disebut Bahan Baku.
Misalkan, produksi meja dan kursi, bahan baku untuk produk tersebut adalah kayu.

2. Biaya Tenaga Kerja Langsung = upah karyawan yang karyawan tersebut secara langsung terlibat dalam proses produksi. Secara fisik berhubungan langsung dengan pembuatan produk.
Misalkan, seorang tukang yang terlibat dalam pembuatan meja dan kursi. Tukang tersebut secara langsung menangani proses produksi meja dan kursi. Atau tukang jahit yang menjahit baju.

BIAYA PRODUKSI TIDAK LANGSUNG :
1. Bahan Penolong = bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan produk namun penggunaannya hanya sebagian kecil saja. Atau tidak termasuk golongan Bahan Baku.
Misalkan, paku-paku kecil, lem atau bahan penolong/tambahan lainnya.

2. Tenaga Kerja Tidak Langsung = Upah karyawan/tenaga kerja yang tidak terlibat dalam pembuatan produk secara langsung. Jadi tenaga kerja tersebut tidak berhubungan langsung dalam proses produksi.
Misalkan, gaji bagian akuntan, gaji manajer produksi dll.

3. Biaya Produksi tidak langsung lainnya = contohnya biaya penyusutan mesin, biaya penyusutan gedung pabrik, biaya reparasi, biaya perawatan mesin, biaya pembangkit tenaga dll.





Story of the bud of flower


I'm not a beautiful flower
I'm just a not perfect bud of flower,
not as beautiful as rose,
I'm just a bud of flower who will always loyal
loyal to the stalk which always accompanies me in everytime, 
untill I get withered



Aku bukan bunga yang menawan
Aku hanya sebuah kuncup, tak sempurna
Tidak seindah mawar
Aku hanya kuncup bunga yang selalu setia 
Setia pada tangkai yang senantiasa menemaniku,
Hingga suatu hari nanti.. aku akan layu

Syair Cintaku



Aku tak pandai berkata-kata,
Merangkai kalimat cinta maupun rindu
Aku diam, menganyam rindu di hati
Rinduku setia,  rinduku yang mencoba meraihmu
Semua rasaku tertuang dalam tiap goresan kata,
Kata yang mewakili hatiku
Catatan rindu yang kutulis hanya untukmu
Bait-bait puisi yang tercipta hanya untukmu




Untuk seseorang yang kurindukan, terima kasih telah berbaik hati mengisi hari-hariku... :)

Mencatat Kerugian Nilai Sediaan

Selasa, 25 September 2012
A. Pencatatan dalam sistem FISIK

Karena sistem pencatatan adalah sistem fisik atau periodik, yang artinya sediaan sediaan akhir periode diketahui setelah penghitungan barang secara fisik.

Contohnya, hasil inventarisasi fisik pada 31 Desember 2011, nilai sediaan Rp 120.000.000
Harga pasar yang bersangkutan Rp 110.000.000. Jurnalnya :

Des 31   Sediaan                         Rp 110.000.000
              - Ikhtisar laba rugi                                       Rp 110.000.000

(Rugi penurunan nilai sediaan secara langsung dianggap sebagai penambah harga pokok penjualan)

atau dicatat seperti :

Des 31   Sediaan                               Rp 120.000.000
               - Ikhtisar laba rugi                                               Rp 120.000.000
Des 31   Harga pokok penjualan      Rp   10.000.000
              - Sediaan                                                               Rp   10.000.000

Cara Memakai Lensa Kontak

Memakai lensa kontak harus hati-hati dan kebersihan merupakan faktor PENTING. Karena jangan sampai mata kita rusak atau sakit akibat kesalahan memakai lensa.

1. Bersihkan tangan dengan sabun, cuci sampai bersih (bilas), keringkan. Jangan memegang benda apa pun saat akan memakai lensa.

2. Jangan menyentuh krim, kosmetik, benda atau makanan berminyak. Pastikan tanganmu benar-benar bersih....

3. Hati-hati membuka segel lensa

4. Bersihkan / cuci lensa kontak dengan solution (cairan pembersih lensa kontak)

5. Ambil lensa kontak, pegang dengan ujung jarimu (jangan terkena kuku tangan)



6. Pakai lensa tersebut di mata kanan terlebih dahulu, pelan-pelan ya.  Setelah itu pakai lensa untuk mata kiri kamu.

7. Pejamkan mata (kedap-kedip kan mata) sampai lensa 'PAS' berada di mata.

Saat akan melepas lensa kontak, tangan harus bersih. Jadi selalu cuci tangan saat memakai atau pun melepas lensa kontak. Saat memakai atau melepas lakukan perlahan, jangan terburu-buru.

Selalu jaga kebersihan lensa kontak (cuci dengan solution), jaga kebersihan wadah lensa kontak juga. :)